Pengurus RAPI Wilayah 14 Kabupaten Garut Masa Bakti 2026-2030 Resmi Dikukuhkan di Gedung Pemuda

GARUT – Pengurus Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 14 Kabupaten Garut masa bakti 2026–2030 resmi dikukuhkan pada Sabtu, 5 September 2026. Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Gedung Pemuda Garut, Jalan Merdeka, Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Pengukuhan ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Wilayah (Muswil) X yang telah dilaksanakan pada 15 Agustus 2026 di Sekretariat RAPI Wilayah 14 Kabupaten Garut, Perum Bumi Campaka. Muswil X tersebut mengusung tema “Melalui Muswil Ke-X RAPI Wilayah 14 Kabupaten Garut Tahun 2026, Kita Implementasikan Visi dan Misi RAPI dalam Berorganisasi dan Bermasyarakat”.

Dalam susunan kepengurusan baru ini, JZ10SA Kosim Abdul Hamid dilantik sebagai Ketua Wilayah 14 RAPI Kabupaten Garut, didampingi H. Dodi Mulyadi (JZ10SDS) sebagai Ketua Dewan Pertimbangan dan Penasehat Organisasi Wilayah (DPPOW). Pelantikan ini dilakukan oleh Ketua Daerah 10 Provinsi Jawa Barat, Yaya Dachyarna, S.E. (JZ10BJY).

Pelaksanaan Muswil dan pengukuhan ini berlandaskan pada:

  • Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) RAPI hasil Munaslub 24–25 Juli 2026 sebagai landasan utama organisasi,
  • Peraturan Organisasi RAPI Nomor 4 Tahun 2022 tentang Tata Cara Musyawarah dan Musyawarah Luar Biasa,
  • Surat Keputusan Pengurus RAPI Wilayah 14 Kabupaten Garut Nomor: 268.09.1014.0826 tertanggal 8 Agustus 2026 tentang Pembentukan Panitia SC dan OC.

Prosesi pengukuhan dihadiri oleh jajaran Pengurus Daerah (RAPIDA) 10 Jawa Barat. Sekretaris RAPIDA 10 Jabar, Bangun Budiarto (JZ10BDT), hadir mewakili Ketua RAPI Jabar yang berhalangan hadir karena sakit. Turut hadir pula Wakil Sekretaris Daerah (JZ10VMT), Biro Inovasi Organisasi (JZ10SHQ), Komandan SATGAS Jabar (JZ10IIM dan JZ10LRS), serta Biro Pengabdian Masyarakat (JZ10VTX). Acara ini juga disaksikan oleh unsur Forkopimda Kabupaten Garut, Pengurus dan anggota RAPI se-Kabupaten Garut, serta tamu undangan dari luar wilayah.

Dalam sambutannya, Sekretaris RAPI Daerah 10 Jabar Bangun Budiarto (JZ10BDT) menyampaikan pesan penguatan organisasi. “Satu organisasi, satu keluarga, satu semangat untuk mengabdi kepada masyarakat. Dengan kebersamaan, insya Allah berbagai tantangan organisasi dapat kita hadapi. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat membangun koordinasi yang semakin kuat. Dan dengan keikhlasan dalam mengabdi, keberadaan RAPI akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Garut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPPOW H. Dodi Mulyadi menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan serta kedisiplinan dalam penggunaan frekuensi resmi wilayah. Sambutan dilanjutkan oleh Kang Agus yang hadir mewakili Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama, pemberian ucapan selamat kepada pengurus terpilih, serta pembagian doorprize dan hiburan.( berita Tomo JZ10VMT/Admin Rapidajabar.or.d )

Muswil VIII RAPI Wilayah 19 Kabupaten Indramayu. Ketua Terpilih secara aklamasi JZ10UUS Nurendra Sriyanto Masa bakti 2026-2030.

Indramayu. Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 19 Kabupaten Indramayu Tahun 2026 di Aula KPRI Mekarjaya, Kecamatan Widasari, Minggu (23/8/2026).
Kehadiran Wabup Syaefudin didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu Suwenda, Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat Yaya Dachyarna, serta Ketua DPP Organisasi Wilayah RAPI Wilayah 19 Taufik Hidayat.

Kehadiran ini menjadi bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dengan RAPI sebagai organisasi yang turut berkontribusi dalam komunikasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

JZ10UUS Nurendra Sriyanto terpilih secara aklamasi dan demokratis sebagai Ketua RAPI Wilayah 19 Kabupaten Indramayu Masa Bakti 2026-2030. Kegiatan yang berlangsung di Aula KPRI Mekarjaya Widasari, Minggu 23 Agustus 2026 itu dihadiri Wakil Bupati Indramayu Syaefuddin, DPPOD Provinsi Jabar Prof Heriyono , DPPOW Kabupaten Indramayu Taufiq Hidayat, dan Kadiskominfo Indramayu Suwenda. Sumber : indramayukab.go.id / diskominfo.indramayukab.go.id

Aklamasi Terpilih Jadi Ketua RAPI Garut, Kosim Abdul Hamid JZ10SA Diharapkan Lanjutkan Tren Positif Kemajuan Organisasi

GARUT — Musyawarah Wilayah (Muswil) X Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 14 Kabupaten Garut yang digelar di Sekretariat RAPI Garut, Sabtu (15/8/2026), resmi menetapkan Kosim A Hamid (JZ10SA) sebagai Ketua RAPI Wilayah 14 Kabupaten Garut terpilih secara aklamasi.

Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Yaya Dachyarna, SE (JZ10BJY), menyampaikan bahwa proses pemilihan berjalan kondusif setelah dinamika pencalonan bermuara pada kesepakatan bulat dari seluruh pengurus lokal.

“Pada putaran awal sempat muncul dua nama calon, yakni Pak Uus Darusman (JZ10SK) dan Pak Kosim Abd. Hamid (JZ10SA). Namun dalam perjalanannya, Pak Uus mengundurkan diri dari pencalonan. Sehingga secara aklamasi, 11 RAPI Lokal di Kabupaten Garut sepakat mengusung Pak Kosim untuk memimpin kembali,” ujar Yaya Dachyarna.

Yaya mengapresiasi dukungan penuh dari unsur Forkopimda dan Forkopimcam yang hadir dalam pembukaan Muswil X, serta kinerja panitia pelaksana dan kehadiran jajaran pengurus RAPI Daerah 10 Jawa Barat yang turut memantau jalannya agenda organisasi tersebut.

Secara khusus, Yaya memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Ketua demisioner, H. Dodi Mulyadi (JZ10SDS), yang telah menyelesaikan masa baktinya sesuai ketentuan anggaran dasar organisasi. Sesuai AD/ART RAPI, pengurus yang telah menjabat selama dua periode berturut-turut tidak dapat mencalonkan diri kembali secara langsung untuk periode ketiga.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pak Haji Dodi Mulyadi atas dedikasi dan loyalitasnya. Di bawah kepemimpinan beliau, RAPI Kabupaten Garut berkembang sangat pesat; dari yang semula hanya 5 lokal kini berkembang menjadi 11 lokal dengan hampir 800 anggota aktif. Bahkan, beliau berhasil membawa RAPI Garut memiliki gedung sekretariat wilayah sendiri yang menjadi aset organisasi,” puji Yaya.

Dengan kembalinya tampuk kepemimpinan ke tangan Kosim Abd. Hamid JZ10SA —yang juga pernah menjabat sebagai ketua wilayah pada periode sebelumnya—Yaya berharap RAPI Wilayah 14 Kabupaten Garut Masa bakti 2026-2030 dapat terus menjaga soliditas antar Pengurus dan anggota , meningkatkan peran aktif dalam komunikasi kebencanaan, serta melanjutkan tren kemajuan organisasi yang telah terbangun.

Kegiatan Muswil turut dihadiri perwakilan dari RAPI Jawa Barat, yakni Wakil Ketua dan Wakil Sekretaris, Komandan Satgas, perwakilan Biro 1 dan Biro 2, serta perwakilan dari Wilayah 12 Kota Bandung yang hadir untuk menyaksikan jalannya Muswil. Kehadiran Satgas juga untuk memantau jalannya musyawarah X Tahun 2026 hingga selesai. [gwk_jz10iib]

Pasca Terbit SK Kepengurusan Definitif PAW, RAPI Daerah 10 Jabar Gelar Rapat Koordinasi

BANDUNG — Pengurus Daerah Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Daerah 10 Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Sekretariat RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Rabu 12/8/26.

Pertemuan ini dihelat menyusul diterbitkannya Surat Keputusan Pengurus Nasional RAPI tertanggal 5 Agustus 2026 tentang Pengesahan Kepengurusan Definitif Pergantian Antar Waktu (PAW) Masa Bakti 2024–2029.

Rakor ini menjadi momentum krusial bagi RAPI Daerah 10 Jabar untuk menyelaraskan langkah, memperkuat komitmen internal, serta membahas agenda strategis organisasi ke depan.

Penguatan Integritas dan Penataan Organisasi
Sekretaris RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Bangun Budiarto (JZ10BDT), menyampaikan bahwa agenda utama rakor berfokus pada sosialisasi struktur kepengurusan PAW dan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh jajaran pengurus.

“Pakta integritas atau surat pernyataan ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk siap dan bersedia membangun Rapida 10 Jawa Barat agar menjadi lebih baik lagi ke depan,” ujar Bangun.

Selain konsolidasi internal kepengurusan, rapat koordinasi tersebut juga membahas sejumlah agenda operasional prioritas. Fokus utama mencakup persiapan Musyawarah Wilayah (Muswil) di Kabupaten Garut dan Indramayu, serta penanganan pekerjaan rumah pembinaan organisasi di Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bandung Barat. Di samping itu, pengurus mematangkan kesiapan partisipasi dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, sekaligus melakukan inventarisasi dan peremajaan fasilitas sekretariat seperti pengadaan proyektor baru dan penambahan toren air berkapasitas 500 liter.

Ketua Rapida 10 Jabar: PAW Berdasarkan Kebutuhan dan Efisiensi
Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Yaya Dachyarna (JZ10BJY), menjelaskan bahwa proses penyusunan PAW telah melewati pertimbangan matang selama hampir dua bulan. Langkah ini diambil untuk merespons dinamika organisasi, adanya pengunduran diri pengurus, penarikan personil ke tingkat nasional, hingga kebutuhan penyegaran kinerja.

“Intinya PAW ini mencakup anggota baru, mutasi, dan rotasi jabatan yang disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan personil,” tegas Yaya.

Dalam rakor tersebut, Yaya turut menegaskan kebijakan mengenai penyatuan struktur Satuan Tugas di tingkat Jawa Barat di bawah nama Satgas RAPI Jabar dengan masa bakti yang diselaraskan bersama periode kepengurusan. Selain itu, diterbitkan pula Surat Keputusan Pengelola Kesekretariatan untuk mengoptimalkan fungsi operasional administrasi sehari-hari.

Dukungan dan Harapan dari DPPOD
Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas dan Penasehat Organisasi Daerah (DPPOD) RAPI Jabar, Prof. Dr. Heriyono (JZ10RED), memberikan arahan mengenai pentingnya tata kelola organisasi yang bersih. Sambutan tertulis tersebut disampaikan oleh anggota DPPOD, Mulyana Sulaeman (JZ10AC) dan Deden Faisal Abdalloh (JZ10VFA).

“DP2OD 10 Jawa Barat menekankan pentingnya tertib organisasi, transparansi, akuntabilitas, dan koordinasi yang efektif. Setiap program dan pengelolaan organisasi harus dilaksanakan sesuai ketentuan serta dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Pihak DPPOD berharap seluruh pengurus dapat meningkatkan komunikasi, menyelesaikan persoalan secara terbuka dan objektif, serta menghindari kesalahpahaman antarpengurus. DPPOD juga menyatakan kesiapan menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan rekomendasi agar setiap hasil rapat menghasilkan keputusan serta tindak lanjut yang jelas, terukur, dan bertanggung jawab. [gwk-jz10iib]

Download SK PAW RAPI Daerah 10 Provinsi Jawa Barat tahun 2026

RAPI KOTA BOGOR BANKOM KIRAB MERAH PUTIH DARI BOGOR UNTUK INDONESIA

Bogor. Dalam rangka memeriahkan rangkaian kegiatan di bulan kemerdekaan Republik Indonesia ( RI ) ke – 81, Radio Antar Penduduk Indonesia ( RAPI ) menurunkan personelnya untuk melakukan bantuan Komunikasi ( Bankom ) dalam kegiatan Kirab Merah Putih ( KMP ) yang diselenggarakan pada hari Minggu (9/8 2026).


Kegiatan arak arakan dengan membawa bentangan kain merah putih berukuran raksasa sepanjang 100 M sebanyak 5 buah sesuai dengan jumlah sila yang menjadi isi dari pancasila itu, dilakukan mulai dari start di Tugu Kujang dengan finish di Pusat Pendidikan Zeni ( Pusdikzi ). Melihat rute kirab yang lumayan jauh, sepanjang 5 Kilometer lebih. Maka RAPI kota Bogor memplotting anggotanya pada beberapa titik sepanjang jalur lintasan KMP seperti hotel Amarossa, jembatan Otista, pertigaan Paledang, Balaikota Bogor, simpang Detasemen Polisi Militer ( DENPOM ), lampu merah Yogya Junction, dan didepan Komando Distrik Militer ( KODIM ) 0606 kota Bogor.
Acara yang dimulai sejak pukul 7.00 itu, diikuti oleh Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) / Kepolisian Republik Indonesia ( POLRI ), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( FORKOPIMDA ), pelajar, budayawan, kelompok sepeda ontel, dan kelompok difabel di kota Bogor.
Antusiasme masyarakat juga tampak sangat tinggi, saat menunggu rangkaian KMP melintas didepan mereka. Hal itu terlihat sejak pukul 6.00 pagi, kerumunan massa sudah berkumpul pada beberapa titik lokasi yang akan dilintasi rangkaian kirab.
Iis Sofyan, wakil ketua bidang 2 RAPI kota Bogor mewakili ketua RAPI kota Bogor yang berhalangan hadir karena sedang berada diluar daerah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota dan pengurus RAPI baik wilayah kota Bogor maupun lokal / kecamatan yang berada dikota Bogor, yang sudah meluangkan waktunya untuk ikut serta dalam kegiatan Bankom KMP. Hal senada juga disampaikan oleh Sadiah, wakil ketua 1 RAPI kota Bogor, dirinya juga berharap agar kedepannya seluruh anggota dan pengurus RAPI kota Bogor dapat lebih aktif lagi dalam setiap kegiatan kegiatan yang dilakukan. Melalui pesan tertulisnyaYon suryayudha sudarso SH, ketua RAPI kota Bogor menyampaikan. Dirinya sangat berterima kasih kepada seluruh anggota dan jajaran pengurus yang berada dibawahnya, yang sudah menyempatkan diri meninggalkan keluarga dan urusannya untuk berpartisipasi didalam kegiatan tersebut. Diakhir kata dirinya menyampaikan salam hormatnya untuk para keluarga anggotanya yang sudah mendukung anggotanya untuk berperan serta dalam kegiatan KMP.
Sementara itu suasana akrab dan kekeluargaan terlihat saat seluruh anggota RAPI berkumpul diPos Komando ( POSKO ) kegiatan, terlihat sesama anggota berkumpul dan membereskan peralatan mereka secara bersama sama dan saling bahu membahu. Hingga seluruh peralatan sudah dimuat keatas mobil angkutan untuk dibawa kesekretariat mereka, seluruh anggota RAPI kota Bogor meninggalkan lokasi dengan tertib menuju kerumah masing – masing. (red/saradom)

Bimtek ORARI-RAPI di Garut: Balmon Tegaskan 3 Pilar Kepatuhan Frekuensi Radio

GARUT – Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Bandung memperkuat sinergitas dengan komunitas radio di Jawa Barat melalui Bimbingan Teknis Amatir Radio bertema “Sinergitas ORARI dan RAPI: Penguatan Komunikasi Untuk Negeri” yang digelar di Tirtagangga Resort Hotel, Cipanas, Garut, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan ini diikuti 70 peserta, terdiri dari 35 anggota ORARI Daerah Jawa Barat dan 35 anggota RAPI Daerah 10 Jawa Barat. Hadir sebagai narasumber Kepala Balmon SFR Kelas I Bandung Syamsul Huda, ST, M.MT, Wahyu Rudianto selaku Ketua Subtim Kerja Monitoring dan Penertiban Spektrum Frekuensi Radio, serta Hendi Herdiana selaku Ketua Subtim Kerja Kualitas Layanan Spektrum Frekuensi Radio.

Peran Strategis ORARI dan RAPI sebagai Cadangan Komunikasi
Syamsul Huda menegaskan ORARI dan RAPI merupakan organisasi resmi yang diatur peraturan menteri dan memiliki peran krusial sebagai penyedia komunikasi alternatif.

“Kedua organisasi ini harus saling melengkapi dan berkolaborasi untuk mengisi celah komunikasi yang tidak bisa disediakan teknologi umum. Tujuannya memastikan informasi tetap tersambung di saat-saat paling kritis, seperti saat bencana atau acara nasional,” ujar Syamsul.

Ia merinci tiga fungsi utama ORARI dan RAPI: Cadangan Nasional – Menjadi tulang punggung komunikasi saat infrastruktur utama lumpuh, Respon Bencana – Bertindak cepat menyampaikan informasi darurat di lapangan, serta Kolaborasi – Sinergi antar organisasi untuk pemenuhan kebutuhan komunikasi public

Tegaskan 3 Pilar Kepatuhan dan Ubah Pendekatan Pembinaan
Di tengah besarnya peran sosial, Balmon mengingatkan pentingnya kepatuhan regulasi. Ada tiga pilar wajib: Izin Resmi, Perangkat Bersertifikat, dan Informasi Benar.

“Ini untuk memastikan aktivitas komunikasi radio tetap tertib dan tidak mengganggu spektrum frekuensi lainnya,” tegas Syamsul.

Balmon juga mengubah paradigma pembinaan. Dari pendekatan penindakan, kini bergeser menjadi merangkul dan mendampingi.

“Sinergi ini kami bangun agar potensi-potensi lokal bisa tumbuh dengan benar, bermanfaat bagi masyarakat, dan menjadi kebanggaan ORARI serta RAPI Jawa Barat,” kata Syamsul.

RAPI Jabar: Kuatkan SDM, Optimalkan Satgas dan Adaptasi Teknologi
Sejalan dengan itu, Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Yaya Dachyarna, SE (JZ10BJY), mendorong penguatan kompetensi anggota menghadapi era media sosial dan digital.“Jurnalistik dasar dan public speaking sangat krusial. Kemampuan ini akan sangat berguna saat pelaksanaan Bantuan Komunikasi, seperti Nataru, pengamanan mudik Lebaran, hingga penanganan darurat bencana,” kata Yaya.

Sesuai perubahan AD/ART, RAPI Jabar kini mengoptimalkan fungsi Satgas di bawah koordinasi Ketua. Beberapa di antaranya: Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC), Satgas RAPI Rider (RR), Satgas Jaringan Komunikasi (Jarkom), dan Satgas Bantuan Sosial (Bansos).

Untuk Bansos, RAPI Jabar tengah menyiapkan tim medis yang dipimpin dokter.Yaya menegaskan RAPI harus tetap fokus pada jalur komunikasi saat bencana.“Sudah ada porsi tugas BNPB, BPBD, Basarnas. Seluruh kegiatan Bankom harus bersinergi dengan pemerintah dan aturan Balmon,” ujarnya.

Ia juga menyoroti penurunan disiplin frekuensi dan meminta Balmon bertindak tegas. Terkait teknologi, Yaya berharap Kemenkomdigi/SDPPI mengkaji ulang regulasi interkoneksi RoIP agar analog dan digital bisa saling melengkapi.

Apresiasi dan Materi Penunjang
Yaya menyampaikan apresiasi kepada Syamsul Huda yang selama 4 tahun konsisten memfasilitasi pembinaan RAPI dan ORARI di Lembang, Cianjur, Tasikmalaya, hingga Garut.

Bimtek ditutup dengan materi Administrasi Kesekretariatan oleh Plt Sekretaris Daerah RAPI Jabar Bangun Budiarto, SE (JZ10BDT), dan materi “Menulis Berita Singkat & Sederhana” oleh jurnalis PRSSNI Jabar Ganang W. Kakiyat (JZ10IIB) dengan memanfaatkan teknologi AI.

Dengan transisi peran Balmon dari pengawas menjadi mitra strategis, diharapkan ORARI dan RAPI semakin solid sebagai garda terdepan komunikasi darurat yang legal, profesional, dan terintegrasi di Jawa Barat.